Showing posts with label mengaji. Show all posts
Showing posts with label mengaji. Show all posts

Friday, 29 July 2016

MANA YANG SALAH,MATA LELAKI ATAU CARA PAKAIYAN WANITA,




بسم الله الرحمن الرحيم


  dalam pertemuan kita kali ini
saya sebagai pemosting artikel ini hanya ingin menyampaikan atau mengingatkan saja, bahwa sudah tak bisa kita pungkiri lagi ,bahwa kita hidup di jaman seba gaul,serba moderen,dan serba instan ini, kenapa saya bilang demikian, toh paktanya nya sudah ada di depan mata kita sendiri,
seharus kita mulai menyadari ,di antara kaum adam dan kaum hawa,tak perlu kita harus saling menyalahkan, tentang adab dalam kesopanan (berpakaian wanita ),kita sebagai kau adam kususnya diri saya, jika kita memang betul2 menjalankan agama, tak perlu kita salahkan keterbukaan berpakai wanita , toh itu juga bisa kita hindari dengan berpaling mata, karna zinah itu bukan hanya saja berhubung intim saja, mata kita juga harus bisa kita jaga ,karena kalau terlalu lama memandang aurat lawan jenis itu juga bisa di katakan zinah (mata).
yuk mas bro kita sama sama saling menyadari diri kita, hidup kita bukan haya disini saja, ada akhirat yang menanti kedatangan kita,
jangan kita menunggu akan datangnya hidayah, karna hidayah tak akan datang secara tiba tiba,hidayah harus kita cari juwa
Mudah mudahan pertemuan kita yang singkat ini ada seribu manfaat di dalamnya,
mohon maaf sebesar besarnya, saya di sini tiadak ada maksud untuk menggurui, kita haya bersama sama untuk mengkaji diri agar lebih baik dan bermanfaat,"amin".
sekian dari saya kalaupun ada pemyusunan kata yang kurangbaik,
mohon di maklum.

Saturday, 23 July 2016

SYARAT ISTINJA

Syarat istinja.




Syuruuthul Istinjaai Bilhajari Tsamaaniyatun : An Yakuuna Bitsalaatsati Ahjaarin , Wa An Yunqiya Al-Mahalla , Wa An Laa Yajiffa An-Najisu , Walaa Yantaqila , Walaa Yathroa 'Alaihi Aakhoru , Walaa Yujaawiza Shofhatahu Wahasyafatahu , Walaa Yushiibahu Maaun , Wa An Laa Takuuna Al-Ahjaaru Thoohirotan .

Syarat-syarat Istinja dengan batu yaitu 8 : Bahwa adalah orang yg berisitinja itu dengan 3 batu , dan bahwa ia membersihkan tempat keluarnya najis , dan bahwa tidak kering najisnya itu , dan tidak berpindah najisnya itu , dan tidak datang atasnya oleh najis yg lain , dan jangan melampaui najisnya itu akan shofhahnya dan hasyafahnya , dan jangan mengenai najis itu akan ia oleh air , dan bahwa adalah batunya itu suci .

Syarat boleh 'sahnya' bersuci dari kencing atau buang air besar menggunakan batu untuk beristinja ada delapan, yaitu:

1. Menggunakan tiga batu.
2. Masing-masing dari ketiga batun tersebut sudah bisa mensucikan/membersihkan tempat keluar najis dengan batu tersebut (dubur atau pun qubul).
3. Najis belum kering. Kalau sudah kering maka harus menggunakan air.
4. Najis tersebut belum berpindah dari tempat keluarnya. kalau sudah pindah harus menggunakan air.
5. Tempat istinja tersebut tidak terkena benda yang lain sekalipun tidak najis, jadi tidak boleh bercampur dengan lainnya, kalau sudah bercampur dengan yang lain maka harus menggunakan air.
6. Najis tersebut tidak berpindah tempat istinja (lubang kemaluan belakang dan kepala kemaluan depan). Tidak melampaui "hasyafah" (bila buang air kecil) dan tidak melampaui "shofhah" (bila buang air besar). Kalau sudah melampui dua batas itu maka harus menggunakan air.
7. Najis tersebut tidak terkena air . kalau terkena air maka harus diteruskan menggunakan air
8. Batu tersebut harus suci.

Perhatian
Yang dimaksud dengan batu disini bukanlah batu yang dalam pengertian umum kita, akan tetapi segala sesuatu yang dapat mencabut/membersihkan kotoran dengan bersih, sperti kayu, kain, tissue atau lainnya.
ada beberapa syarat yang tambahan dalam kitab fiqih besar lainnya, yaitu :
Batu yang digunakan tidak boleh yang musta'mal. (sudah bekas digunakan)
Batu yang digunakan tidaklah sesuatu yang dihormati.
Istinja' harus dengan sesuatu benda padat yang dapat mencabut kotoran dari tempatnya.

SUMBER DARI: KITAB SAFINATUN NAJAH.

TANDA TANDA BALIG PADA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

Tanda tanda balig pada laki-laki dan perempuan



'Alaamaatul Buluughi Tsalaatsun : Tamaamu Khomsa 'Asyaro Sanatan Fidzdzakari Wal Untsaa , Wal Ihtilaamu Fidzdzakari Wal Untsaa Litis'i Siniina , Wal Haidhu Fil Untsaa Litis'i Siniina .

Tanda-tanda Baligh yaitu 3 : Sempurna umurnya 15 tahun pada laki-laki dan perempuan , dan mimpi pada laki-laki dan perempuan bagi umur 9 tahun , dan dapat haid pada perempuan bagi umur 9 tahun




Adapun tanda-tanda baligh (mencapai usia remaja) seseorang ada tiga, yaitu:

1. Berumur seorang laki-laki atau perempuan lima belas tahun.
2. Bermimpi (junub) atau keluarnya air sperma terhadap laki-laki dan perempuan ketika melewati sembilan tahun dengan hitungan tanggal Qomariyyah (Hijriyah).
3. Keluar darah haidh sesudah berumur sembilan tahun dengan hitungan tanggal Qomariyyah (Hijriyah).


SUMBER DARI: KITAB SAFINATUN NAJAH.

RUKUN ISLAM,RUKUN IMAN DAN ARTI SYAHADAT

Rukun islam ,rukun iman,dan arti syahadat


Rukun Islam


Arkaanul Islaami Khomsatun : Syahaadatu An Laa Ilaaha Illallaahu Wa Annna Muhammadan Rosuulullaahi , Wa Iqoomushsholaati , Wa Iitaauzzakaati , Wa Shoumu Romadhoona , Wa Hijjul Baiti Man Istathoo'a Ilaihi Sabiilan .

Rukun-rukun Islam yaitu 5 : Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah , dan Mendirikan Sholat , dan Memberikan Zakat , dan Puasa Bulan Romadhon , dan Pergi Haji bagi yg mampu kepadanya berjalan .

(Fasal Satu)

Rukun Islam ada lima perkara, yaitu:

1. Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq kecuali Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusanNya.
2. Mendirikan sholat (lima waktu).
3. Menunaikan zakat.
4. Puasa Romadhan.
5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang telah mampu melaksanakannya.


Rukun Iman
Arkaanul Iimaani Sittatun : An Tu'mina Billaahi , Wa Malaaikatihii , Wa Kutubihii , Wa Rusulihii , Walyaumil Aakhiri , Wabilqodari Khoyrihi Wasyarrihi Minalaahi Ta'aalaa .

Rukun-rukun Iman yaitu 6 : Bahwa engkau beriman dengan Allah , dan para Malaikatnya , dan kitab-kitabnya , dan para Rosulnya , dan hari akhir , dan taqdir baiknya dan taqdir buruknya dari Allah Ta'ala .





Rukun iman ada enam, yaitu:

1. Beriman kepada Allah SWT.
2. Beriman kepada sekalian Mala'ikat
3. Beriman dengan segala kitab-kitab suci.
4. Beriman dengan sekalian Rosul-rosul.
5. Beriman dengan hari kiamat.
6. Beriman dengan ketentuan baik dan buruknya dari Allah SWT.


Syahadat


Wama'naa Laa Ilaaha Illallaahu Laa Ma'buda Bihaqqin Fil Wujuudi Illallaahu .

Dan makna kalimat Laa Ilaha Illallahu yaitu tidak ada yang disembah dengan sebenar-benarnya pada keadaan kecuali Allah .

Yang dimaksud dengan ucapan "Laa ilaha illah", adalah menyatakan dan meyakini bahwa tiada yang wajib disembah dengan haq (Sebenar-benarnya) di alam semesta ini kecuali hanya Allah SWT semata.

SUMBER DARI :KITAB SYAFINATUN NAJAH